17 Mei 2009 Minggu sore selepas pulang dari Manglayang ehtah kenapa masih belum nendang kempingnya hehe apakah mungkin di Manglayang kurang dingin jadi nagih pengen ke tempat yg lebih dingin. Tapi untuk pergi ke gunung yang memerlukan extra fisik saya pikir2 seratus kali hehe soalnya saya sudah berhenti lari pagi ke sabuga sudah hampir 6 bulan lebih makanya tau diri ngukur kondisi pisik. Pokoknya cari tempat yang memungkinkan mobil bersebelahan atau setidaknya tidak terlalu jauh dengan posisi tenda dan tempat masih dingin hehe. Dan minggu berikutnya tanggal 23-24 Mei 2009 pergilah ke Ranca Upas - Ciwidey.
Kali ini perlengkapan lebih lengkap persediaan makanan (dari sosis dan daging asap pasir kaliki sampe kacang ijo dan gula arennya hahaha), tenda, matras, sleeping bag, lampu minyak, panci, sampe kursi lipat mancing juga di bawa dan tak lupa perlatan poto nya pun lebih lengkap karena selain untuk refreshing ada tujuan lain yaitu hunting Morning Mist di Ranca Upas.
Sudah hampir 1 tahun lebih tidak ke Ranca Upas sekarang ada yang berbeda terutama di sebrang depan pintu gerbang kawah putih sekarang banyak banget warung-warung yang menurut penglihatan saya kurang tertata alias semrawut. Dan woww di tengah2 kumpulan warung tersebut ada pintu masuk Highland Resort hmmmm mahluk apaan lagi tuh. Saya jadi khawatir keaslian daerah Kawah Putih sampai Situ Patengang akan seperti daerah puncak cipanas yang berantakan. Tapi selama semuanya tertata dengan rapih dan tidak merusak lingkungan sekitar apalagi memberikan manfaat bagi warga sekitar ya kenapa harus khawatir malah harus kita support walaupun dalam hati saya perihal tidak merusak lingkungan dan tertata dengan rapih agak2 pesimis.
Setelah sampai lalu saya jalan2 untuk menentukan dimana tenda akan di pasang. Karena saya yakin nanti malam akan turun hujan maka saya agak lama menentukan tempat dimana kalau hujan datang tidak akan menggenangi tenda. Hmmm beruntung ada tempat bekas kemping orang lain yang sudah di buat jalur air sehingga kalau hujan tidak akan terlalu membuat basah lantai tenda. Dan setelah tenda berdiri benar juga hujan turun lumayan besar. Acara bakar membakar dan panggang memanggang makanan benar2 tertunda sampai jam 11 malam. Abis hujan reda langsung tumpuk kayu bakar dan buat sosis dan daging asap panggang walaupun tanpa nasi cukup untuk mengganjal perut sampai pagi. Abis bakar makanan lalu di lanjutkan dengan ritual pembuatan kopi hehe, Moka Pot yang masih gosong bekas di Manglayang saya gosongin lagi. Dengan komposisi yang sama Arabika-Robusta nya Kopi Aroma Banceuy dengan kompisisi 70-30 digiling kasar. Hmmm secangkir kecil Espresso jadi2an yang tidak kalah enaknya dengan espresso starbak walaupun dengan busa yang lebih dikit membuat suasana menjadi lebih nikmat.
Habis ritual pembuatan dan menikmati secangkir kopi maka saya harus segera istirahat karena pagi2 banget harus bangun dan mulai jalan2 hunting poto sebelum matahari bersinar lebih terang yang membuat kabut di ranca upas hilang. Bangun pagi sebelum jalan2 terlebih dahulu bikin bubur kacang dan lagi2 makan bubur kacang di Ranca Upas ternyata nikmat banget hahaha. Habis ambil poto sesion sendirian lalu kembali packing siap2 balik dan menghadapi rutinitas hari senin di Jakarta yang membuat saya benci suasana hari senin apalagi di Jakarta. Tapi tanpa rutinitas di hari senin tersebut maka tidak akan ada dana untuk membuat perjalanan seperti ini hehehehehe maka saya ambil hikmahnya saja bahwa perjalanan ini untuk membuat saya lebih giat lagi bekerja karena sudah membuat pikiran tenang dan kalau giat bekerja akan ada dana lebih lagi buat jalan2 hahahaha.


:
salam mas gunawan,..
mas, saya mw tanya, kalo dari ranca upas ke kawah putih ciwidey itu jauh gak,..? bisa di tempuh dgn jalan kaki gak..? apa ranca upas n ciwidey itu dalam satu kawasan..?
trims atas jawabannya
@Oscar :
Mungkin sy jelaskan dulu bahwa Ciwidey itu salah satu kawasan Bandung selatan yg terkenal. Selain Ciwidey kawasan Bandung Selatan Lainnya yang terkenal adalah Pangalengan dengan hamparan Kebun Teh-nya. Nah Ranca Upas adalah salah satu kawasan wisata (Camping Ground) yang ada di wilayah Ciwidey. Di Ciwidey jarak tempat wisata yang satu dengan yang lainnya saling berdekatan di antaranya Kawah Putih, Ranca Upas, Pemandian Air panas Cimanggu, Pemandian Air Panas Ciwalini, Kawah Cibuni, Situ Patengang dan Kebun Teh Ranca Bali. Kalo dari Ranca Upas ke Pintu gerbang Kawah Putih lumayan dekat tapi dari gerbang Kawah Putih ke kawahnya lumayan jauh tapi banyak juga orang2 yang sengaja jalan kaki dari Gerbang Kawah Putih ke Kawahnya (kalo untuk rekreasi senang2 aja Not Recommended karena lumayan jauh dan nanjak kecuali kalo emang niat treking). Untuk sampai ke kawahnya lebih baik pake angkutan yg sudah di sediakan.
FYI : ada beberapa foto2 daerah Ciwidey dan disini untuk foto2 daerah Pangalengan selamat berlibur
wydacu
Sadlier Oxford Vocabulary Workshop Answers E
Mas, kalo buat hiking kaya di jaya giri ada ngga di ranca upas, ya keliling-keliling gitu ?
@Kang Coe : di ranca upas bisa lah keliling2 naik turun hutan .. sy sendiri lebih prefer ke daerah ciwidey (ranca upas n kawah putih) atau Puntang (Banjaran jalur yg mau ke arah Pangalengan) dibanding ke jayagiri, di kawah putihn kalo pengen jalan kaki ato naik sepeda ke kawah putihnya bakalan seru,
btw. Cuma kalo mau jalan2 ke daerah ciwidey jangan pas tanggal merah .. malah terlalu rame ngak seru