March 19th, 2010

Pantai SawarnaPantai Sawarna yang menghadap ke samudera hindia terletak di Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Bayah sendiri terkenal karena tambang batubaranya. Di halaman-halaman rumah di sini biasanya banyak tumpukan benda yang berwarna hitam tersebut untuk di jual. Konon ketika jaman penjajahan Jepang dibangun jalur kereta api ke bayah untuk mengangkut hasil bumi tersebut. Ongkos pembangunan jalur rel yang amat sangat mahal karena mengorbankan banyak nyawa pekerja romusha.

Jam 11.30 siang masih di hari yg sama selasa 16 Maret 2010 melanjutkan perjalanan dari Pelabuhanratu, kondisi jalan sudah mulai menurun karena titik tertingi sudah mulai terlewati dan terlihatlah dengan jelas keindahan teluk Bayah di ketinggian, yang berada di sebelah kanan jalan yg benar2 keren. Ternyata dengan berbekal GPS dan Googleearth perjalanan menjadi lebih mudah, kami dengan cepat dapat mengenal kondisi lokasi daerah sekitar walaupun sama sekali belum pernah kesana. Kami tidak perlu bertanya2 pertigaan Sawarna-Bayah dimana, tinggal tunggu suara anak kecil yang akan bilang “300m Belok kiri”. Dan yang paling membantu adalah perkiraan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke spot yg dituju selain informasi letak pom bensin , hotel dan tempat makan yang cukup akurat hehe.

Pantai SawarnaPantai Sawarna
Perjalanan Ke Desa Sawarna, Bayah Banten

Tidak lama setelah kami belok kiri di pertigaan Sawarna-Bayah kami memasuki kawasan pantai wisata Pulo Manuk (hmmm ada hubungan dengan Pulau Burung di belitung kagak yah heheh). Sebentar kami di Pulo Manuk karena hari sudah mulai siang lalu perjalanan di lanjutkan ke Sawarna. Dan dititik yang cukup tinggi kami melihat pemandangan pantai sawarna yang susah untuk di deskripsikan hehe. Kami ngopi dan istirahat di titik terebut karena kebetulan ada warung kopi. Suasana sepi di tempat tersebut membuat saya lebih betah untuk berlama2, tetapi berhubung perut sudah keroncongan dan emang waktu yang sempit kami akhirnya teruskan perjalanan ke kota Bayah untuk makan siang. Dan justru saya lebih menyukai pemandangan dan suasana sepi pinggir pantai Karang Taraje antara Sawarna-Bayah sayang saya tidak sempat mengabadikan gambarnya.

Pantai SawarnaPantai Sawarna
Pantai Sawarna
Pantai Sawarna

Pantai2 di Bayah merupakan satu dari sekian banyak tempat di Indonesia yang berlabel Hidden Paradise yang belum tersentuh oleh industri Pariwisata, hanya orang-orang yang punya minat khusus aja yang datang dan mengenalkan tempat2 seperti ini melalui mulut ke mulut serta tulisan artikel2nya di Internet.

Setelah makan siang yang telat sekitar jam 14.30-an kami harus balik jakarta dan melewati jalur yang sama ketika kami berangkat yaityu ke arah Cisolok lalu Pelabuhanratu dan Cibadak. Ketika memasuki areal hutan harus extra hati2 karena turun hujan dan jarak pandang bener2 pendek karena tertutup kabut untung cuman sebentar selepas beberapa menit hujan reda dan kabut pun hilang.

Setelah dengan percaya diri berbekal GPS keluar masuk tempat terpencil, dan pas jam 00.30 malam ketika mau antar mobil ke rumah temen saya di daerah Fatmawati Jakarta Selatan GPS mati total karena baterenya habis, dan tersesatlah saya di daerah Cipete-Darmawangsa, seperti orang linglung nyetir mobil tengah malam keliling-keliling di lokasi itu2 juga hahaha… akhirnya menyerah juga .. dan telpon yg punya mobil minta di jemput hahaha

Perjalanan libur satu hari yang cukup melelahkan.. sepertinya kalo ada waktu akan saya ulang perjalanan ini sampai ke Ujung Kulon dengan syarat cukup waktu dan uang tentunya :D

Artikel Terkait :

No related posts.

15 Responses to “Pantai Sawarna, Bayah Banten”

  1. [...] Pantai Sawarna, Bayah-Banten Posted by gunawan.ip Places Subscribe to RSS feed « Lembang & Tangkuban Perahu, Bandung Utara Pantai Sawarna, Bayah Banten » [...]

  2. savend says:

    oomm..disana nginepnya dirumah warga yah?? biayanya berapa om?

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    @savend : kebetulan nginapnya ngak di bayah tapi di pelabuhan ratu

    [Reply]

  3. clara says:

    Berawal dari cari data ttg pulau pramuka, akhirnya saya membaca semua tulisan anda, salut! Traveller sejati euy! Sudah pernah ke Pulau Umang (+ pulau Oar) yang nyaris di Ujung Kulon? Saya udah, .. boleh dicoba.

    Satu lagi, udah tau mercusuar di Pulau Lengkuas Belitung kembar sama mercusuar Anyer, Banten. N Sempet lihat batu granit besar berbentuk telapak tangan Sun Go Kong yang terletak di belakang vihara Kwan Im di Burung Mandi?

    SALAM KENAL.

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    Salam kenal juga ..
    Nah itu dia sebenarnya planning jalan sy pengen ke Ujung Kulon snorkeling di pulau peucang atau Ciputih ..tp kalo cuma sabtu minggu kayaknya kecapean .. lg nunggu momen ambil cuti yg tepat nih :) ..
    wah kayaknya sy ngak telapak tangan Sun Go Kong nih ..:(

    Thanks infonya Clara ..

    [Reply]

  4. dayu says:

    emh…jangan kapok ya…maen kesawarna….

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    @Dayu : sepertinya malah harus balik lagi kesana soalnya bentar banget .. dan juga sekalian mau ambil handuk sy yg ketinggalan di warung pas tanjakan hehehe

    [Reply]

  5. Mahdie Quintana says:

    SEBUAH SAJAK SEDERHANA TENTANG PANTAI SAWARNA DI DAERAH BANTEN SELATAN SAAT KAU DAN AKU MENCOBA MERAJUT KEMBALI KAIN-KAIN KEHIDUPAN KITA BERSAMA YANG MULAI KOYAK DAN MENCARI MAKNA MIMPI YANG SETIA MENEMANI TIDUR KITA DI MALAM-MALAM BUTA

    kugenggam tanganmu erat-erat
    susuri pantai yang memerah
    pandangi karang pulau manuk tegak di cakrawala
    dengarkan sapaan samudera yang bersatu di gerbang atol
    rasakan air gelombang yang manja mengelus kaki-kaki kita
    nikmati surya yang sesaat hendak berlalu
    perahu-perahu nelayan lempar sauh mengail kehidupan

    pasir lembut yang kita pijak
    guratkan jejak langkah yang berjajar bersama
    angin lembut yang ramah menerpa wajah
    hantarkan burung terbang bebas melayang
    gemerisik nyiur iringi kita yang terdiam tak berkata-kata

    surya makin memerah di cakrawala
    rasakan keindahan yang seakan hanya milik kita
    semakin erat jariku menggenggammu
    hantarkan rasa yang kau dan aku tahu
    suara gelombang memecah bagai senandung maestro semesta

    tanpa kata … kau dan aku isyaratkan berjuta makna
    janji lama yang bertahun-tahun iringi kita bergema kembali
    beban kehidupan terasa kabur tak berbekas
    kenangan-kenangan indah melintas di kemerahan senja
    berbayang dikeceriaan bocah-bocah yang dititipkan pada kita

    pasir yang beterbangan bersama kesedihan
    memerahkan mata, mengejutkan sukma
    jilatan gelombang pasang di mata kaki
    sadarkan kita akan kehidupan yang makin senja
    lewati waktu dan jaman dengan bijaksana

    surya semakin turun terbelah garis bumi
    berdiri kita menggapai sisa sinar yang meredup
    hantarkan malam yang menjemput
    biarkanlah matahari itu terbenam di hati kita
    agar kita tetap terjaga walau mimpi-mimpi selalu menghampiri.

    Mei 2009

    … Salam Kenal Mas,
    saya coba berbagi puisi yg saya buat waktu itu saat bersama istri mengunjungi salah satu keindahan ciptaanNya di Nusantara tercinta ini di tahun ke-17 kita berbagi hidup bersama.
    Terus terang saya kagum dan pantai ini memberi inspirasi pada kita berdua untuk sama2 mengarungi kehidupan yang makin complicated ini.
    Waktu itu kita nginep di bungalow kayu pas di pinggir pantai, no TV, no electricity dan sumur timbanya (masih ada nggak yah ?).
    Terima kasih sudah kembali mengingatkan … Peace !

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    @Mahdie : wowww untung sy tidak jadi membuat sajak buat melukiskan keindahan sawarna hehe karena kalau lihat sajak ini jadi minder………. thanks Om sajak nya …

    [Reply]

  6. Oh iya kelupaan … kalau mau berbagi makna kata silahkan saja kunjungi blog-ku di http://mahdiequintana.blogspot.com.

    Salam & tetap berpikiran merdeka !

    [Reply]

  7. wulandvay says:

    haLLo ka”

    hmmmm…..sumpah aku kaya orang yg merugi baca artikelnya
    soalnya aku mau bgt kesana !!

    pantai bayah !!!
    otak ku gk henti2nya mengkhayal ada di pinggir pantai itu!

    aku mau kesana tapi sama siapa ??

    temen aku udah kesana bulan feb 2010 kmrin tapi aku gk ikut soalya sakit !

    itu dia klo sabtu dan minggu huuuffz kyanya cape bgt !!

    indah bgt gk ci ka’ pemandangan disana aslinya ??

    klo naik motor kira2 brapa lma yah perjalanannya???

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    @Wulan : wah sayang ngak ikut padahal pemandangannya keren apalagi sepanjang pelabuhan ratu ke bayah .. jalanya naik terus dan lihat laut dari atas bukit… hehe
    sy malah pergi (dari Jakarta) sama temen pas tanggal merah 1 hari saja .. tapi masih enjoy koq walopun ‘betul’ kurang lama :p
    berangkat malem dan nyampe pelabuhan ratu jam 12 ato 1 malem lah .. nginep dulu .. paginya di terusin ke Sawarna.
    Kalo naek motor sepertinya ngak jauh beda sama mobil cuman lebih cape kali :p

    [Reply]

  8. yaser says:

    ralat mas, bukan kabupaten labak, tapi kabupaten Lebak.
    saya waktu sekolah, sering ke pantai pulo manuk, malah pake nginep segala (bikin tenda)
    pantai Banten selatan emang kren2 mas…

    salam kenal. :-)

    [Reply]

    gunawan.ip Reply:

    @yaser : salam kenal juga .. ups salah ketik ya.. thanks koreksinya ..
    Setuju sebenarnya wisata alam dan budaya Banten keren2 tinggal di kelola dengan lebih bijak.

    [Reply]

  9. yaser says:

    yuppp.. bner banget mas….
    sarana dan prasarana nya minim banget, padahal kalo dikelola dg baik, saya yakin pasti akan tambah rame lagi.
    selama ini kan promosi wisata pantai selatan banten hanya dari mulut ke mulut aja, dan tulisan2 di internet/blog seperti mas ini (iklan gratis… hehehe….)
    saya kadang ga ngerti/heran…. kok dari dulu pemda, baik itu propinsi maupun kabupaten ga ada perhatian sama sekali….. padahal dg membangun sarana yg baik/bagus…. ujung2 nya memajukan kesejahteraan masyarakat jg kan…. :-)

    ntar deh kalo saya jadi pejabat di banten, sya bangun banten selatan, wkwkwkw….. :-)

    [Reply]

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Spam Protection by WP-SpamFree